Pembohongan Publik melalui Iklan Obat Tradisional di Media Komunikasi


Pembohongan Publik melalui Iklan Obat Tradisional di Media Komunikasi

Karya tulis saya berjudul “Pembohongan Publik melalui Iklan Obat Tradisional di Media Komunikasi”. Saya memilih topik ini karena di Indonesia masih banyak masyarakat yang menggunakan obat tradisional sebagai alternatif obat. Padahal meskipun terbuat dari bahan alami, semua tanaman obat juga mengandung senyawa kimia yang berpotensi menimbulkan resiko efek samping yang merugikan.

Masyarakat Indonesia bisa mengenal obat tradisional melalui iklan pada media massa dengan disertai testimoni keberhasilan pengobatan. Iklan obat-obat tradisional yang tidak sesuai bisa membahayakan masyarakat yang mengidap suatu penyakit karena menunda pengobatan ketenaga medis, melainkan mencoba produk obat tradisional yang belum teruji klinis. Namun, iklan-iklan obat tradisional yang beredar masih banyak yang tidak memenuhi aturan. Sekarang, kebiasaan menggunakan tanaman obat untuk mencegah dan mengobati penyakit yang biasa dilakukan oleh penduduk desa kini mulai diterapkan di kota, sehingga khasiat tanaman obat atau obat tradisional yang diproduksi oleh perusahaan besar banyak dieksploitasi oleh media cetak, televisi, internet, dan radio.

Saran dari saya, cobalah untuk memilih obat tradisional dengan baik, jika perlu tanya ke dokter. Jangan tertarik dengan produk obat yang harganya lebih murah, tetapi hasilnya sia-sia. Karena sekarang banyak sekali iklan-iklan obat menyesatkan yang dijual di sosial media ataupun di online shop. Semoga kedepannya, masyarakat Indonesia bisa memilih obat tradisional dengan baik.

Komentar