Selamat Hari Pahlawan

HARI PAHLAWAN

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017 teman-teman…
       “Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa Pahlawannya.”
“Kobarkan semangat berjuang di setiap jengkal langkah , kita merdeka atau mati!”

Apa itu pahlawan dan mengapa hari pahlawan diperingati tanggal 10 November? Bangsa Indonesia mengenal tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan. Hari Pahlawan dirayakan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa, raga, dan hartanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Maka dari itu, kita wajib menundukkan kepala untuk mengenang jasa-jasa mereka saat hari pahlawan 10 November ini.
Latar belakang 10 November adalah peristiwa pertempuran hebat yang terjadi di Surabaya antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Britania Raya. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Latar belakang terjadinya peperangan ini adalah karena adanya insiden hotel Yamato Surabaya. Waktu itu orang-orang belanda mengibarkan bendera Merah Putih Biru dibawah pimpinan Mr.Ploegman yaitu bendera Belanda di atas hotel Yamato di Surabaya. Sehingga membuat para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya. Hal ini membuat sebagian pemuda bertindak untuk menaiki hotel yamato dan merobek bendera belanda warna birunya sehingga tersisa warna bendera bangsa Indonesia Merah Putih. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 27 Oktober. Inilah yang memicu terjadi peristiwa bersejarah pertempuran 10 November. 
Dengan serangan besar-besaran tersebut, tentara Inggris mengira bahwa Surabaya akan takluk dalam waktu tiga hari. Namun, di bawah pimpinan Bung Tomo, Indonesia tidak gentar melawan tentara Inggris. Semangat juang anak muda Indonesia menjadi makin tinggi karena pengaruh Bung Tomo.
Bukan hanya anak muda, tapi juga berbagai kalangan masyarakat, Pertempuran pun redam dalam waktu tiga minggu, meskipun harus mengorbankan 6 ribu sampai 16 ribu pejuang, juga rakyat sipil yang mengungsi dari Surabaya sekitar 200 ribu orang. Itulah juga yang menyebabkan Surabaya disebut sebagai kota pahlawan!
Tanggal 10 November dipilih sebagai Hari Pahlawan karena pada saat itu para pejuang kemerdekaan bangsa berani bertempur dengan bermodalkan bambu runcing untuk melawan tentara Inggris di Surabaya.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati pahlawannya. Seorang pahlawan akan menjadi sangat penting karena ia akan memberikan suatu inspirasi dan motivasi. Inspirasi untuk selalu memperbaiki kondisi bangsa ini dan memotivasi agar bangsa ini terus bangkit, dan menjadi suatu bangsa yang bisa dibanggakan.

KATA KATA MUTIARA PARA PAHLAWAN INDONESIA
“Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka.... Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka." -Bung Tomo (1920-1981)
“Jangan kita serang musuh sebelum mereka menyerang kita. jika musuh menyerang lebih dahulu, maka akan kita balas dengan penuh perjuangan.” -Bung Tomo
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”- Ir. Soekarno
“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966).- Ir. Soekarno
“Apakah kelemahan kita: kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966).- Ir. Soekarno
“Berikan aku 1000 anak muda maka aku akan memindahkan gunung tapi berikan aku 10 pemuda yg cinta akan tanah air maka aku akan menguncang dunia.”- Ir. Soekarno

”Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.”- Jenderal Sudirman

Komentar